Postingan

Hari Tasyrik

Istilah tasyrik diambil dari kata [شرقت الشمش] yang artinya matahari terbit. Menjemur sesuatu, dalam bahasa Arab dinyatakan: [شَرَّقَ الشَيْءَ لِلشَّمْشِ]. Hari tasyrik adalah tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Ada juga yang menyatakan, bahwa hari tasyrik meliputi empat hari, hari Idul Adha dan 3 hari setelahnya. Keutamaan Hari Tasyrik Allah berfirman, وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ “Ingatlah Allah di hari-hari yang terbilang.” (QS. Al-Baqarah: 203). Yang dimaksud dengan “hari-hari yang terbilang” adalah tiga hari setelah Idul Adha, yaitu hari tasyrik. Ini merupakan pendapat Ibnu Umar dan mayoritas ulama. Sementara Ibnu Abbas dan Atha berpendapat bahwa “hari-hari yang terbilang” jumlahnya empat hari; Idul Adha dan 3 hari setelahnya. (Lathaiful Ma’arif, Hal. 314). Di hari Tasyrik, Dilarang Puasa Di hari tasyrik, kita dilarang untuk berpuasa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutnya sebagai hari makan dan minum, serta bany...

Periodenisasi Ketua Bintalis SMA Negeri 4 Medan

M. Masri                                         Periode 1981/1982 Aldi Syahuddin                               Periode 1982/1983 Kamal R. Pakpahan                       Periode 1983/1984 Ahmad Khairi                                 Periode 1984/1985 Prayudi Santoso                             Periode 1985/1986 Ibnu Rassid        ...

MencintaiMu dalam Keheningan

Assalamualaikum sahabat hijrah.. Bagaimana kabarmu hari ini? Semoga Allah senantiasa memberikanmu kesehatan dan hidayah untuk mencintaiNya dalam ibadah serta beraktifitas. Oh ya sahabat.. hari ini ada artikel menarik nih tentang hubungan kita sama Allah, gimana masih mau lanjut hubungan sama Allah kan? Atau sekarang lagi ninggalin Allah? Yuk mari simak artikel berikut ini. Sahabat diwajibkan atas kita untuk menjalankan ibadah dan taat kepadanya serta meninggalkan perbuatan yang hanya akan menimbulkan kemaksiatan dan pada akhirnya menghasilkan dosa. Pasti udah pada tahu nih, kalau kita diwajibkan untuk Salat 5 waktu dalam sehari walaupun sering kali kita lalai dalam mengerjakannya tetapi InshaAllah bersama kita berdoa semoga kita dijauhi dari kelalaian terhadap perintahnya. Banyak orang yang rajin mengerjakan ibadahnya dalam keheningan atau tidak diketahui orang banyak tetapi sebaliknya ada sifat orang yang seneng banget ibadahnya diketahui orang lain sehingga bahayanya bisa Riya tu...

Sejarah BINTALIS (Bina Mental Islam) SMA Negeri 4 Medan

Pada awalnya, kegiatan keagaaman tahun ajaran sebelum 1981/1982 di lingkungan SMA Negeri 4 Medan dikelola oleh OSIS SMA Negeri 4 Medan melalui Seksi Kerohaniannya. Kerohanian ini adalah salah satu kelengkapan OSIS yang menangani hajat hidup semua agama yang dipeluk oleh para siswa/i di lingkungan SMA Negeri 4 Medan. Ibarat Menteri Agama, Ketua Seksi Kerohanian OSIS harus mondar-mandir menghadiri semua peringatan dan kegiatan agama yang diselenggarakan oleh sekolah. Pada tahun ajaran 1981/1982 Kakanda Masri yang saat itu menjabat Ketua Seksi Kerohanian mengadakan reformasi besar-besaran terhadap organisasi Seksi Kerohanian. Dengan alasan cakupannya yang sedemikian luas, maka Seksi Kerohanian dipecah menjadi beberapa organisasi kegaamaan. Siswa/i muslim kemudian tergabung dalam Organisasi Bintal islam dan tetap merupakan bagian dari OSIS dengan nama Sie Bina Mental Islam. Kegiatan utama organisasi ini pada waktu    itu adalah pendirian fisik Musholla yang lebih r...